Follow us

Tangkal Terorisme di Negara ASEAN dengan ‘Our Eyes’

Staf BeritaBenar
Washington D.C. - Jakarta
2019-07-11
Email
Komentar
Share
Menteri Pertahanan Indonsia, Ryamizard Ryacudu, bicara di depan wartawan di Sydney, Australia. 16 Maret, 2018.
Menteri Pertahanan Indonsia, Ryamizard Ryacudu, bicara di depan wartawan di Sydney, Australia. 16 Maret, 2018.
AFP

Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu mempresentasikan makalah kerja ASEAN “Our Eyes” kepada para menteri pertahanan negara-negara anggota ASEAN lain untuk menangani terorisme dan masalah-masalah keamanan regional lain.

Pada Oktober 2018, 10 negara anggota ASEAN mengadopsi rencana yang diawali Indonesia tersebut untuk membuat sebuah platform dalam berbagi data intelijen dalam melawan ektremisme kekerasan di seluruh wilayah.

Terorisme, separatisme, peredaran narkoba, bencana alam, dan wabah penyakit adalah beberapa ancaman keamanan yang dihadapi negara-negara Asia Tenggara, kata Ryacudu dalam Pertemuan Menteri Pertahanan Se-Asia Tenggara ke-13 yang diadakan di Thailand.

“Kita sepakat untuk mengatasinya dengan dimulai dari kerjasama intelijen dengan inisiatif Our Eyes,” kata Ryacudu seperti yang dilansir kantor berita Antara. “Ini adalah merupakan contoh-contoh konkrit keberhasilan kerjasama ASEAN dalam konteks pertahanan yang telah diinisiasi para menteri pertahanan ASEAN.

“…langkah atau penanganan dengan trilateral yang dilakukan sudah sangat efektif, dimana kita telah melaksanakan kegiatan patroli udara bersama yang kemudian akan dilanjutkan dengan kegiatan operasional operasi darat gabungan antara Indonesia-Malaysia dan Philipina.”

Selama presentasinya, Ryacudu menekankan keberagaman kawasan dengan sumber daya alam dan sumber daya terbaharukan yang menarik negara-negara ke kawasan.

“Oleh sebab itu tidak mengherankan bila komunitas dunia juga ingin bergabung untuk melakukan kerjasama di kawasan. Kita juga telah sepakat memiliki komunitas kerjasama menangani berbagai isu keamanan yang berpotensi mengganggu stabilitas di kawasan, beberapa langkah kerjasama yang telah dibangun termasuk diantaranya, penanggulangan teroris dan lain-lain,” katanya seperti dilansir Antara.

Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri Indonesia mengatakan “Our Eyes” dimaksudkann untuk membuat revolusi dalam usaha-usaha negara-negara Asia Tenggara dalam  memerangi terorisme. Lima negara ASEAN lain yang telah setuju untuk berkolaborasi dalam inisiatif ini adalah Filipina, Malaysia, Thailand, Singapura, dan Brunei Darusalam.

Usaha gabungan tersebut direncanakan sebagai cara untuk meningkatkan kerjasama diantara cabang-cabang intelijen dari masing-masing negara selama menghalau rekrutmen militan. Selama pertemuan para pemimpin ASEAN bulan Oktober 2018, delegasi Indonesia menyatakan bahwa patroli gabungan bersama angkatan laut Filipina telah mengurangi ancaman terorisme di kawasan.

Tampilan selengkapnya