Follow us

Gempa dan Tsunami di Palu

Di tengah suasana yang masih kacau, warga melakukan penjarahan untuk mendapatkan makanan dan kebutuhan lainnya.
Keisyah Aprilia & Yayank Stiv
Mamuju & Palu
2018-10-01
Email
Komentar
Share

Belum hilang dari ingatan akan gempa Lombok, Nusa Tenggara Barat, beberapa waktu lalu, gempa bumi berkekuatan 7,4 Skala Richter (SR) mengguncang Sulawesi Tengah, Jumat pekan lalu.

Gempa yang berpusat dekat Kabupaten Donggala memicu gelombang tsunami setinggi hingga 3 meter yang menerjang hingga ke Palu, dan meluluh lantakkan banyak bangunan di ibukota Sulawesi Tengah itu, juga di Donggala, dan wilayah sekitarnya.

Jembatan kuning ‘Ponulele’ yang merupakan ikon Kota Palu patah dan roboh.

Menurut data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), jumlah korban tewas hingga Senin, sudah mencapai 844 orang dan 90 hilang. Lebih dari 600 orang luka parah.

Jumlah korban diyakini terus bertambah. Mabes Polri bahkan merilis data korban meninggal dunia telah mencapai 1.203 orang.

Untuk mengatasi kondisi pasca-bencana tersebut, Presiden Joko “Jokowi” Widodo telah membuka pintu bagi negara lain untuk ikut membantu.

Di tengah suasana yang masih kacau, warga melakukan penjarahan untuk mendapatkan makanan dan kebutuhan lain.

Tampilan selengkapnya